Monday, June 27, 2011

Pelangi

Siapa diantara kita pernah melihat filem terkenal yang berjudul " Wizard of Oz", dengan pelakon utamanya ialah "Judy Garland". Dalam filem tersebut Judy menyanyikan dan mempopularkan sebuah lagu yang telah menjamah jutaan hati para peminat-peminatnya. The Rainbow atau diseberang pelangi. Nyanyian Judy melalui lagu ini mengungkapkan suatu kerinduan hatinya untuk melarikan diri ke sebuah tempat yang jauh dimana tidak akan ada lagi persoalan-persoalan yang dihadapi dalam hidupnya.

Penyanyi itu memberitakan tentang suatu tempat yang jauh disebarang sana yang bernama Sangrila, dimana burung-burung berterbangan dibalik pelangi dan Judy bernanyi “MENGAPA-MENGAPA SAYA TIDAK PERGI KE SANA SAJA?” Namun rupanya dalam filem itu Judy Garland tidak dapat menemukan Sangrila yang penuh damai itu, bahkan lebih malang lagi hidupnya dalam dunia ini, tidak berhasil menemukan kedamaian dan kebahagiaan itu, sehingga ia mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Banyak orang yang semacam Judy Garland dimuka bumi ini. Mereka merasa bahawa kebahagiaan dan kedamaian itu ada di suatu tempat yang jauh di seberang pelangi, suatu tempat Sangrila yang jauh di sebarang sana. Raja Daud mengungkap hal ini Seketika dalam ketakutan dan kegentaran ia berfikir: ”Andaikata aku diberi sayap seperti merpati, aku akan mencari tempat yang tenang (damai ditempat jauh di sana).

Bagi kebanyakan orang damai adalah suatu “andaikata”. Mereka berkata,saya akan merasa damai dan bahagia andaikata saya mempunyai anak. Andaikata saya mempunyai kereta,andaikata saya bertugas disini, andaikata saya mempunyai rumah batu dan banyak lagi andaian-andaian yang semahunya dicapai. Seperti Judy Garland,mereka mengira bahawa kedamaian hanya ada diseberang sana iaitu di Sangrila, disuatu tempat yang jauh diseberang pelangi, suatu tempat yang tidak dapat kita jangkau.

Kedamaian “andaikata” ini seringkali membawa kekecewaan. Pada malam natal yang berbahagia malaikat-malaikat Tuhan memberitakan khabar damai yang telah datang bagi dunia ini. Bukan damai di Sangrila yang khayal, tetapi damai di tempat kita berada sekarang ini, damai didalam segala keadaan yang harus kita hadapi saat demi saat.
Dengan datangnya Tuhan kita sebagai Raja Damai kedalam dunia ini, manusia tidak usah mencari kedamaian ditempat yang jauh yang seringkali tidak terjangkau seperti Sangrila di sebarang pelangi. Dimanapun kita berada saat ini dan bagaimanapun keadaan kita damai itu dapat kita alami, apabila kita membuka hati kita untuk Tuhan kita ....... Raja Damai.....

No comments:

Post a Comment